Malam yang Damai
Suasana malam ini begitu mencekam,
Hembusan
angin menambah hawa dingin menusuk tulang-belulang,
Masuk menerjang hati dan perasaan
semakin menjulang tinggi,
Meresap
menyelimuti jiwa yang terhempas,
Denyut-denyut urat nadi menjalar
menuju alam bawah sadar...
Hingga
terasa kebekuan gerak,
Membuat seluruh organ tak bernafas
leluasa,
Sebatang
demi sebatang rokok aku habiskan begitu saja,
Tanpa rasa, tanpa suara,
Yang
terdengar dengungan alam semesta melalap segala asa,
Asap terus mengurai,
Pergi
entah kemana,
Dalam benak ku tersirat rasa yang
tak ku mengerti,
Antara
kedamaian dan kegelisahan menerpa batin,
Ditengah sanalah aku berada,
Aku
tak tau pasti,
Apakah gunung-gunung disana menari
indah,
Atau lembah itu menjelma seperti
malam,
Dan mengapakah ku rasa lautan
berirama mengitari dunia,
Sungguh
aku tak berdaya,
Seakan keraguan menghancurkan
keyakinan,
Dan keyakinan yang berdiri kokoh,
runtuh , tumbang dimakan masa.
Merayap
secercah cahaya bulan,
Langsung masuk menerawang hati,
Lalu menariknya pergi ketempat
terindah
Yang
sebelumnya tak pernah kutemui,
Katakanlah wahai pujangga,
Dimanakah
kini ku berada,
Tunjukanlah wahai harapan,
Jalan
apa yang kulewati ini,
Aku bagai buta,
Seperti tak punya rasa,
Dan
tak mampu merasakan apa-apa,
Seakan aku hanyut dibawa arus deras
menelusuri dermaga,
Berkeliling mengitari alam dunia,
Kapan
ku terdampar di suatu tempat yang memukau jiwa,
Entah apa ku terus saja terseret
gelombang air,
Tanpa
bisa bergerak,
Tanpa bisa tersangkut dahan-dahan,
Akar-akar
pohon disamping kiri-kanan ku,
Berlalu
begitu saja,
Apakah aku tersesat,
Apakah
jika ku terus ikuti jejak air ini,
Aku akan sampai di ujung tempat,
Dan
mungkinkah di ujung sana telah disiapkan tempatku yang paling indah,
Bukan sekedar indah, namun begitu
menakjubkan indahnya,
Hingga
lukisan sebagaimanapun,
Tak bisa menyamainya.
Hening,
sepi, suara gemericik airlah yang bisa ku dengar dan kurasa,
Sudah ku pasrahkan semua,
Dan
kubiarkan batinku larut membawa harapan,
Yang selalu tersimpan rapat dalam
benak ku.
Akan
ku serahkan pada-Mu,
Apapun yang kudapat nanti,
Aku tak tau,
Engkaulah
pencipta harapanku,
Yang kuharap akan timbul menjadi
seberkas cahaya menuju kebenaran....!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar