HUBUNGAN
OTAK MANUSIA DENGAN AGAMA ISLAM
Otak adalah sebuah
anugerah yang sangat luar biasa, dan itu kita dapat gratis diberikan cuma-cuma
oleh Allah sang pencipta, lalu mata, telinga, mulut, nafas dan seluruh bagian
tubuh, tetapi mengapakah kita masih saja tak bersyukur atas semua itu..?
Dan taukah anda mengapa
islam melarang kita melakukan perbuatan yang negatif dan menyuruh kita
melakukan yang positif, melarang kita menyangka-nyangka yang tidak baik
(negatif), menyuruh kita menyangka-nyangka yang baik (positif), dan masih
banyak lagi larangan-larangan dalam agama islam yang tentunya ditunjukan agar
umat islam hanya melakukan yang baik (positif), itulah kesempurnaan agama
islam, saya pribadi sangat takjub akan semua ajaran agama islam yang meliputi
semua ilmu di dunia ini, mulai ekonomi, politik, sastra, manajemen, sejarah,
dan lain-lain. Saya rasa semua yang kita pelajari di dunia ini tak lepas dengan
ajaran agama islam yang tertulis dalam kitab suci Al-Qur’an dan Hadist.
Beranjak dari situ, hubungan otak dan agama islam adalah suatu
keterkaitan yang sangat erat dalam memaksimalkan kerja otak, karena apa?
Di atas sudah saya
katakan bahwa islam hanya mengajarkan yang baik (positif), begitu juga yang
seharusnya kita ajarkan kepada otak kita agar selalu berpikir yang baik
(positif). Mungkin anda sudah sering mendengar kata-kata bijak “pikiran positif
dapat menghancurkan penghalang yang tidak bisa menjadi bisa” dan mungkin anda
juga tau, sudah banyak di negara Indonesia yang mengembangkan cara berpikir
positif untuk meraih kesuksesan,kebahagiaan,dan ketenangan. Namun tidak gratis
anda harus membeli buku dan Cdnya agar mendapatkan semua itu, padahal tanpa
itupun kita bisa mengembangkannya sendiri. Yang pasti harus dengan
kesabaran,kesungguhan,keuletan yang extra, karena merubah kebiasaan itu tak
semudah membalikan tangan.!
Seluruh ajaran islam
yang begitu indah, jika anda laksanakan dengan ikhlas saya menjamin hidup anda
pasti tenang dan tentram. Karena kita ini tak punya apa-apa semua milik Allah,
apabila kita kehilangan barang,banyak masalah,terus menerus gagal, kembalikan
semua kepada Allah, dengan begitu apakah kita akan tetap gelisah. Yakinlah
Allah pasti tau yang terbaik bagi kita, namun kita harus senantiasa memelihara
pikiran positif, agar sebesar apapun penghalang, akan terlihat kecil untuk kita
lewati.
Otak memiliki beberapa
bagian,namun disini saya hanya menjelaskan tentang otak kanan dan otak kiri,
penelitian otak ini sudah dilakukan dari zaman dahulu hingga sekarang,
Menurut penelitian
kinerja otak kanan dan kiri amat berbeda, malah yang uniknya otak kanan bekerja
untuk menggerakan bagian tubuh yang kiri, sedangkan otak kiri menggerakan
bagian tubuh sebelah kanan, jadi kalau ada anak yang bisa nulis pakai tangan
kiri itu berarti otak kananlah yang dominan ia pakai.
Terus, otak kita itu
punya memori jangka panjang dan jangka pendek, untuk memori jangka pendek itu
tugas dari si otak kiri sedangkan otak kanan memori jangka panjang karena
menurut penelitian otak kanan mempunyai kapasitas yang besar dan kalaupun
kehabisan tempat penyimpanan ia akan menyimpan di darah kita, sungguh luar
biasa.
Matematika, fisika,
menyusun, analisis, logis dan berkaitan dengan yang rumit-rumit itu adalah kerjaan
si otak kiri. Sastra, musik, seni, imajinasi, khayalan, mimpi, pemikiran yang tidak
logis, kesabaran, kebahagian, empati, kesungguhan dan lain-lain itu adalah
kerjaan si otak kanan,
Dalam bahasa ilmiah
sering disebut dengan IQ atau kecerdasan intelektual yaitu otak kiri dan EQ
atau kecerdasan emosi yaitu otak kanan.
ada juga yang bilang
otak kiri biasanya memikirkan dan memecahkan setiap masalah, kalau otak kanan
itu biasanya berkenaan dengan tindakan. Jadi misalkan anda ingin mendirikan
sebuah perusahaan pastinya akan memikirkan terlebih dahulu akan berhasil atau
tidak, lalu apabila merasa tidak, anda akan mundur berarti anda lebih dominan
otak kiri, kalau anda merasa tidak tapi anda yakin suatu saat akan berhasil dan
tanpa pikir panjang lagi anda langsung bertindak. Berarti yang anda pakai lebih
dominan otak kanan.
Apa hubungannya dengan
agama islam?
Bagi saya, tanpa kita sadari ajaran agama islam
telah memberikan cara praktis untuk mengembangkan kerja otak kita, mengapa? Karena
dengan melakukan atau memikirkan hal-hal yang baik (positif) kinerja otak kita
akan meningkat, kitapun akan senantiasa merasakan ketenangan jiwa, kebahagiaan,
dan nantinya meraih kesuksesan.!
Kenapa
harus memikirkan atau melakukan hal-hal yang baik (positif)?
Dari sebuah penelitian psikologi, kebanyakan
mereka-mereka yang bermasalah dalam hidup disebabkan sering berpikiran negatif
seperti selalu memikirkan hal-hal yang tidak menyenangkan, kurangnya rasa
percaya diri, takut dengan keadaan yang belum terjadi,dan banyak lagi. Dan akhirnya
merusak mental mereka, hingga ada yang stres, trauma, gila, dan depresi.
Oleh
karena itulah dalam ajaran agama islam melarang kita berburuk sangka, agar
terhindar dari stres disebabkan memikirkan yang belum terjadi. Dan di anjurkan
berbaik sangka agar senantiasa hati kita tenang dan tidak terbebani oleh
masalah-masalah yang bersemayam dalam pikiran.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar