Senin, 01 Juli 2013

puisi

Hati berkecamuk menghujam jiwa yang letih,
            Batin terpukau akan menepisnya sandiwara,

Seakan badai tak terduga,
Puing-puing bersemai mengejar pesona raga.
Remuk menghempas bukit tinggi disana,,

            Benarkah bidadari syurga itu mengintip kesendirianku,
Apakah malaikat itu, berbisik di jiwa ku,
Dan apakah sang surya menyusup masuk keseluruh raga ku,

            Getaran-getaran yang kurasa,
Mengamuk bagai ombak di padang pasir,
            Bergumam di gunung sahara,
Mengalir menembus segala asa yang terpana.

            Mimpi bukan misteri,
Harapan bukan belaka,
            Keindahan bukan warna
Keselarasan bukan buta,

Namun kesejukan jiwa yang bersemayam dalam dada,
            Itulah yang tercipta,
Membungkus semua keraguan tanpa asa,
            Hingga jiwa,raga,rasa,batin,
Menyatu bagai alam semesta menyelimuti dunia...


Tidak ada komentar: