Hati berkecamuk menghujam jiwa yang letih,
Batin
terpukau akan menepisnya sandiwara,
Seakan badai tak terduga,
Puing-puing bersemai mengejar pesona raga.
Remuk menghempas bukit tinggi disana,,
Benarkah
bidadari syurga itu mengintip kesendirianku,
Apakah malaikat itu, berbisik di jiwa ku,
Dan apakah sang surya menyusup masuk keseluruh raga
ku,
Getaran-getaran
yang kurasa,
Mengamuk bagai ombak di padang pasir,
Bergumam
di gunung sahara,
Mengalir menembus segala asa yang terpana.
Mimpi
bukan misteri,
Harapan bukan belaka,
Keindahan
bukan warna
Keselarasan bukan buta,
Namun kesejukan jiwa yang bersemayam dalam dada,
Itulah
yang tercipta,
Membungkus semua keraguan tanpa asa,
Hingga
jiwa,raga,rasa,batin,
Menyatu bagai alam semesta menyelimuti dunia...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar