maaf yah teman-teman, tapi tenang aja, nih ada yang baru, semoga bermanfaat.
Memang budaya Indonesia dari dulu
hingga sekarang hanya sedikit yang berubah terutama yang paling menyedihkan
kurang nya minat membaca, itulah mengapa tidak terlalu banyak putra putri Indonesia
yang berhasil, dari cara berpikir mereka pun masih rendah, yang ada dalam benak
mereka hidup hanya untuk mencari uang bukan mencari ilmu, seandainya setiap
daerah ada satu motivator yang memberikan inspirasi bagi bangsa ini, mungkin
hanya menghitung tahun akan banyak perkembangan dari remaja-remaja harapan
bangsa.
Karena apa? Dengan
adanya seorang motivator akan menyadarkan mereka-mereka yang dirundung masalah
hingga tak terjebak dalam minuman keras dan narkoba,memberikan semangat hingga
pikiran mereka tetap terarah,dan memberikan nasehat atau petunjuk agar selalu
tegar menghadapi tantangan dalam hidup, tetapi peran seorang motivator saja
tidak cukup, orang tua dan lingkunganlah yang seharusnya punya peran penting
terhadap perkembangan mereka, namun mengapa banyak sekali remaja-remaja dan
pemuda-pemuda yang masih terjerumus dalam lembah kehinaan, yang tak tau arah
dan tujuan hidup, hingga dengan narkoba,minuman keras dan diskotik mereka dapat
menenangkan diri, walau hanya bersifat sementara.
Mengapa itu dapat terjadi? Dari penelitian yang saya lakukan,
itu terjadi karena banyaknya orang tua yang sebenarnya tak layak menjadi orang
tua. Kenapa? Umur saja yang tua tapi pemikirannya seperti anak kecil, itulah
sebabnya banyak orang tua yang tak becus mendidik anak karena mendidik diri
mereka sendiri saja tak bisa, coba lihat begitu banyak anak kecil jadi pengemis
dan pengamen dilampu merah. Itulah akibat orang tua yang tidak bertanggung jawab.!
Berbicara soal tanggung jawab, ini sangat erat hubungannya
dengan kedewasaan seseorang, karena seberapa besar tanggung jawab seseorang,
dapat dilihat dari seberapa matang pemikiran dan kedewasaannya. Lalu apa
hubungan kedewasaan dengan orang tua? Sudah pasti sangat berhubungan malah bagi
saya kalau anda ingin menjadi orang tua, dewasakan dulu diri anda, agar
anak-anak anda menjadi terarah dan tau tujuan hidup mereka. Karena anda adalah
contoh bagi anak anda, dan dengan kedewasaan anda akan memberikan contoh yang
baik dan mampu mendidik anak-anak anda dengan baik.
Sungguh miris hati saya melihat kelakuan remaja-remaja saat
ini, mereka dengan ceria melakukan hal-hal yang sebenarnya sedikitpun tak ada
manfaat untuk masa depan yang cerah. Yang sudah pasti itu disebabkan oleh orang
tuanya yang tak becus mendidik anak.
Apalagi dengan masuknya kebudayaan barat semakin merusak
generasi-generasi muda, dari cara berpakaian, pergaulan, dan sikap,
Lihatlah, diskotik, obat-obatan, narkoba, minuman keras, itu
berasal dari barat. Bagi saya kebudayaan barat yang masuk ke Indonesia telah
mencuci otak para pemuda,
Dan tak bisa dipungkiri mengapa mereka dengan mudah bisa
terpengaruh oleh kebudayaan barat, itu dikarenakan tipisnya pengetahuan tentang
agama, hingga tak ada kesadaran bagi mereka. Namun yang anehnya ada juga anak
muda yang tau banyak tentang agama, tetapi tetap saja melakukan yang ia tau itu
tak baik.
Ada apa ini? Ada yang salah? Mereka itulah yang dikatakan
dalam Al-qur`an “punya telinga tapi tuli, punya mata tapi buta, punya akal tapi
tak dipakai dan punya hati tapi tak merasa”.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar